budidaya ikan cupang

Budidaya Ikan cupang Dijamin Burayak Banyak dan Sehat

Ikan Cupang adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang terkenal dengan sifat yang agresif dan bisa dibilang sekarang ini sangat populer bukan hanya di indonesia melainkan di berbagai negara lainnya. Tampilan dari ikan yang memiliki ekor indah membuat banyak orang tertarik untuk memelihara ikan hias air tawar yang satu ini. Mengingat minat masyarakat yang kunjung terus bertambah tinggi, maka tidak heran bahwa banyak yang membuka usaha ataupun beralih profesi karena budidaya ikan cupang di rumah merupakan sebuah ide bisnis yang sekarang ini menjanjikan yang harus dicoba oleh para sahabat jalurikan.

Sebelum kita masuk mengenai pembahasan cara budidaya ikan cupang, mari kita kenali terlebih dahulu tentang ikan hias air tawar satu ini.

Cupang merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang biasanya hidup dirawa-rawa dengan arus yang tenang seperti disungai dan juga danau. Cupang mulai banyak digemari dinegara indonesia sejak masa pandemi covid-19 yang membuat kita harus lebih banyak beraktifitas dirumah, oleh karena itu banyak sekarang masyarakat yang menyempatkan kesempatan ini untuk budidaya ikan cupang.

Ikan cupang juga sangat mudah untuk dipelihara dan perawatannya pun sangat simpel. Anda tidak perlu menghabiskan waktu yang lama untuk membersihkan akuarium yang ditempati, selain itu untuk mengenai pakannya anda tidak perlu pusing karena dengan beberapa butir pelet saja ikan cupang juga bisa makan dan kuat

Daya tarik ikan cupang biasanya berasal dari ekornya yang berbentuk kipas serta saat ikan cupang tersebut ngedok atau flaring ini membuat ekornya semakin mengembang dan membuat ikan hias ini menjadi sangat indah. Buat kalian yang ingin melakukan budidaya cupang kalian harus tahu terlebih dahulu bahwa ikan cupang ini bersifat teritorial sehingga ikan ikan ini tidak bisa disatukan.

Dengan perawatan yang benar ikan cupang ini mampu hidup bertahan lama hingga 3 sampai 5 tauhn dan ukuran tubuhnya bisa mencapai 7 cm.

Budidaya Ikan Cupang Hias Populer di Indonesia

Pada umumnya ikan cupang ini dibagi menjadi 2 jenis yakni cupang hias dan cupang aduan, dan sekarang ini jika anda ingin budidaya ikan cupang hias, ini merupakan hal yang baik untuk dicoba karena tingkat pasaran yang tinggi. Ikan cupang betina mampu mengeluarkan 10 sampai 40 butir telur.

Dan sekarang ini juga ada kontes ikan cupang. Untuk memenangkan Kontes ikan cupang biasanya dinilai dari keindahan bentuk, warna serta gerak gerik dari ikan cupang tersebut. Setelah mengetahui hal dasar ikan hias yang satu ini, mari kita simak cara budidaya ikan cupang dirumah dengan mudah dan berhasil.

Baca Juga :  7 Fakta Ikan Guppy, Kembaran Si Cupang

1. Memilih Indukan Bagus

Ikan Cupang Bagus

Langkah pertama yang harus anda persiapkan terlebih dahulu adalah dengan mencari bibit-bibit indukan yang berkualitas. Karena dengan memiliki indukan yang berkualitas maka burayak yang dikeluarkan pun pastinya bagus serta bebas dari cacat bawaan serta memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Ingat untuk selalu memilih indukan yang bugar dan aktif.

Untuk membedakan ikan cupang jantan dan betina kalian bisa lihat dari beberapa tips dibawah ini
Jantan : Memliki gerak yang lincah, Ekor dan sirip yang mengembang, warnanya cerah dan bentuk tubuhnya lebih besar ketika dewasa.
Betina : Lambat, sirip dan ekor pendek, Warnanya kusam dan bentuk tubuh yang kecil akan tetapi gembung di bagian perut.

Buat kalian yang ingin mengembang biakkan ikan cupang ini kalian harus tahu terlebih dahulu kapan indukan cupang anda cocok untuk dikawinkan berikut ini ciri-ciri indukan yang siap untuk dikembangbiakkan:

Jantan
– Setidaknya berumur 4 bulan keatas
– Bentuk badan yang panjang
– Warna yang bagus
– Gerakkannya Aktif dan agresif

Betina
– Berumur 4 Bulan Keatas
– Bentuk badan bulat dan dibagian perut agak sedikit buncit dan ada tonjolan bintik putih
– Warna Kusam dan sirip pendek
– Gerakknya Lambat

2. Wadah Pemijahan Ikan Cupang

Budidaya Ikan Cupang

Untuk persiapan budidaya ikan cupang kalian harus melewati berbagai proses terlebih dahulu agar terciptanya burayak yang sehat dan berhasil, untuk itu kalian harus memiliki wadah yang tepat baik itu akuarium ataupun baskom yang memiliki panjang dan tinggi berkisar 20cm.

Selain itu sediakan gelas plastik yang digunakan sebagai tempat untuk mengurung indukan betina didalam. Dan letakkan juga plastik bening guna untuk indukan jantan membuat gelembung dan juga agar mempermudah anda ketika adanya telur digelembung tersebut. Jika anda menggunakan daun ketapang sebenarnya lebih bagus karena daun ketapang memiliki zat yang baik untuk ikan cupang, akan tetapi kalian tidak bisa melihat apakah digelembungnya sudah ada telur atau belom. Jadi admin sarankan sih bagusnya pakai plastik bening aja sangat mempermudah kita sekali dibandingkan dengan daun ketapang.

Setelah terjadinya proses pembuahan, segera angkat indukan betina dari akuarium tersebut dan pindahkan. Sisakan indukan jantan didalam akuarium tersebut karena tugas dari indukan jantan sangat penting untuk menjaga burayak burayak agar tetap hidup sampai bisa berenang dengan sendirinya.

Proses pembuahan akan berlangsung selama 24 jam dan perlu kalian ketahui bahwa yang namanya proses pembuahan pastinya tidak 100% telor yang dibuahi akan semuanya sukses. Jika berdasarkan pengalaman admin, hanya berhasil menjadi burayak lebih kurang 70-80an ekor burayak dan itu sudah membuat admin senang kok. Akan tetapi rintangan bukan hanya sampai disitu aja, masih banyak sekali rintangan selanjutnya yang menanti anda dalam budidaya ikan cupang.

Baca Juga :  Tips Melakukan Budidaya Ikan Patin di Rumah

3. Langkah-Langkah pemijahan

Burayak Ikan Cupang

Para pemula wajib tahu bahwa jangan pernah memasukan air dari PAM langsung ke akuarium yang ditempati ikan hias air tawar anda karena, air PAM memiliki kandungan zat kimia dan bau kaporit yang bisa membuat ikan hias anda mati. Jika ingin memasukan air PAM sebaiknya diendapkan terlebih dahulu selama 1 hari agar zat-zat yang tidak kita inginkan mengendap didasar air.

Selama masa pemijahan tempatkanlah wadah pemijahan ditempat yang sunyi dan juga tutupi dengan korang atau simpan ditempat yang tidak begitu terang. Biasanya banyak pemula gagal disini akibat suka mengintip bagaimana terjadinya proses perkawinan cupang, yang bisa membuat ikan hias anda menjadi stress. Jadi jangan pernah sekali-sekali mengintip cupang anda kawin ya. Jika ingin memberikan pakan cukup buka sebantar dan kasih makan setelah itu anda bisa tutup kembali. tapi harus ingat, buat celah sedikit agar udara bisa masuk kedalam wadah tersebut.

Setelah telur menetas dan menjadi burayak, kalian tidak perlu memberikan pakan selama 3 hari karena masih memiliki nutrisi makanan yang masih disimpan dalam tubuhnya. Jangan sekali sekali untuk mengangkat indukan jantan anda karena disini indukan jantan masih dibutuhkan sampai 2 minggu setelah telur menetas.

Kalian tidak perlu khawatir jika indukan jantan keliatan memakan anaknya, sebenarnya ia tidak memakannya akan tetapi dia menjaga burayak tersebut untuk disimpan dimulutnya dan memasukannya lagi ke gelembung. Jadi indukan jantan ikan cupang ini sangat baik ya guys.

Setelah 3 hari dari proses menetasnya burayak kalian tidak perlu yang namanya memberikan makanan yang sangat banyak, karena pakan sisa yang tidak dimakan bisa menyebabkan wadah kotor. Dan pada masa menjaga burayaknya, indukan cupang pun pastinya akan sibuk mengurusi burayaknya ketimbang makan. Jadi jangan over feeding ya guys. Bisa bisa burayak anda yang keracunan akibat kondisi air yang buruk.

Pakan yang bagus untuk burayak, admin menyarankan untuk memberikan pakan kutu air, artemia dan juga kuning telur.

Setelah 2 minggu, burayak sudah bisa berenang dengan sendirinya maka anda sudah bisa memisahkan indukan jantan dari wadahnya. dan kalian juga bisa pindahkan burayak cupang anda ditempat kolam pembesaran dengan pelan dan hati-hati. Proses ini bisa anda jalani terus sampai 2 bulan untuk memisahkan jenis kelamin ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran.

4. Pemberian pakan

Untuk budidaya ikan cupang pastikan untuk memberikan pakan sesering mungkin namun dengan jumlah yang sedikit. Karena ini lebih bagus jika kamu bandingkan dengan memberikan pakan 1x dalam jumlah yang banyak. Sebab seperti yang sudah saya jelaskan diatas, pakan yang tidak habis dimakan akan memperburuk kualitas air dan membuat burayak-burayak anda mati.

Baca Juga :  Gurihnya Budidaya Ikan Kuwe, Segurih Rasanya

5. Perawatan Ikan Cupang

Ternak Ikan Cupang

Setelah budidaya ikan cupang, buat kalian yang ingin mendapatkan keuntungan dari ikan cupang pastinya kalian harus merawat ikan cupang anda untuk memiliki sirip ekor dan warna yang bagus. Oleh karena itu perawatan ikan cupang ini harus kalian tahu juga agar nilai harga dari ikan cupang anda tinggi.

Ikan cupang ini tidak membutuhkan yang namanya aerator karena ikan ini memiliki sistem pernafasan libarin, Ikan hias air tawar ini juga dikenal sebagai ikan yang paling gampang dirawat dan tidak membutuhkan biaya yang besar, karena ikan ini bisa hidup di toples yang pastinya harus memiliki minimal ukuran 15 sampai 20 cm. Meskipun begitu kalian tetap harus menjaga kualitas air agar ikan cupang anda tidak terkena berbagai penyakit seperti stress ataupun jamur.

Kami juga tidak menyarankan anda untuk menggabungkan ikan cupang anda dalam 1 akuarium. Ini sudah admin alamin sendiri, baik itu jantan dengan jantan, betina-betina, betina dan jantan. Pasti salah satunya akan mengalami kerusakan pada ekor dan sirip yang bisa membuat keindahan ikan cupang anda menjadi turun drastis ataupun sialnya ikan cupang anda bisa bertarung sampai mati.

Selalu memantau atau membuat jadwal untuk mengganti air ikan cupang anda. Jangan sampai ada terjadi penumpukan kotoran dari ikan cupang dan sisa pakan pada dasar akuarium, kalo bisa segera buang kotoran itu dengan menggunakan selang aerator. Karena jika penumpukan kotoran ini dibiarkan bisa-bisa ikan cupang anda mengalami stress ataupun terserang penyakit yang bisa menyebabkan kematian

budidaya ikan cupang

Buat kalian yang memelihara ikan cupang hias ditoples sebaiknya jangan menyimpan toples-toples secara berdekatan karena ikan cupang akan membenturkan dirinye terus untuk melawan ikan cupang lain yang ia liat. Oleh karena itu sebaiknya gunakan sekat yang tidak tembus pandang dan tidak pantul agar ikan tidak stress akibat flaring yang berlebihan dan paling parahnya bisa membuat ekor ikan patah.

Berikut adalah beberapa langkah budidaya ikan cupang yang bisa kalian coba dirumah anda masing-masing. Mudah bukan? Selain gampang, budidaya ikan cupang ini juga tidak perlu menggunakan lahan yang besar. Setelah sedikit memahami mengenai cara budidaya ikan cupang hias ini, kalian bisa langsung coba saja, semoga informasi ini bisa bermanfaat buat anda semua ya sahabat jalurikan.