Budidaya ikan gabus

Budidaya ikan gabus | Langkah Awal Yang Tepat Untuk Pemula

Budidaya ikan gabus adalah salah satu lahan bisnis yang lumayan menguntungkan selain budidaya ikan lainnya. Berikut ini akan ada tips dari kami versi jalurikan.com serta tahapan untuk melakukan budidaya ikan gabus bagi para pemula.

Ikan gabus sendiri adalah salah satu jenis ikan dari air tawar yang memiliki serat serta manfaat yang bagus untuk kesehatan. Walaupun tidak seramai membudidayakan ikan lele maupun ikan nila. Tetapi melakukan budidaya ikan gabus ini adalah salah peluang usaha yang cukup menguntungkan dalam dunia bisnis perikanan.

Ini karena ikan gabus mempunyai nilai jual yang lumayan tinggi dari pada jenis ikan tawar lain. Perlu kamu tahu bila ada beberapa serat serta khasiat yang bagus terdapat pada ikan gabus. Memiliki kandungan asam amino esensial dan non esensial yang bagus bila dikonsumsi untuk tujuan kesehatan.

Selain bagus jika dikonsumsi untuk kesehatan. Keuntungan lain melakukan budidaya ikan gabus ini yaitu waktu panen yang lebih cepat daripada jenis ikan tawar lain. Di bawah ini akan dijelaskan berbagai proses melakukan budidaya ikan gabus yang dapat kamu pelajari.

Kolam Terpal Ikan Gabus
Pilih Membudidayakan Ikan Gabus Dengan Menggunakan Kolam Terpal

Sama dengan melakukan budidaya ikan lain, penempatan budidaya ikan gabus ini merupakan hal yang penting dilakukan. Bukan hanya berhubungan dengan tempat saja, tetapi juga berhubungan dengan biota serta ekosistem dari kehidupan ikan itu sendiri.

Oleh karena itu budidaya ikan gabus sebaiknya dilakukan di kolam terpal adalah opsi yang paling tepat untuk dilakukan. Ada berbagai faktor penentu ketika memilih menggunakan kolam terpal untuk ikan gabus, berikut ini pertimbangannya:

  •         Mudah mendapatkan saluran irigasi airnya.
  •         Faktor menstabilkan suhu kolam yang mudah untuk terjaga.
  •         Tidak gampang bau.
  •         Melakukan panen yang lebih gampang.
  •         Jarang terkena penyakit maupun hama.

Berbagai Tahapan Budidaya Ikan Gabus

Selain pemilihan kolam terpal sebagai proses untuk melakukan budidaya ikan gabus. Hal berikutnya yang perlu kamu tahu yaitu memulai proses budidaya ikan gabus, yang akan dijelaskan sebagai berikut:

indukan ikan gabus

Memilih indukan ikan gabus

Yang pertama harus kamu lakukan adalah memilih indukan yang berkualitas lebih dulu. Indukan ikan gabus terdiri dari indukan jantan dan betina yang membedakan keduanya sebagai berikut:

  • Ikan gabus jantan umumnya mempunyai bentuk kepala yang oval dan untuk betika mempunya kepala yang bulat.
  • Ikan gabus jantan mempunyai warna sedikit gelas dan untuk betina memiliki warna yang kontras atau lebih terang.
  • Ikan gabus jantan memiliki lubang genital berwarna merah jika ditekan akan keluar cairan beningnya, lalu untuk betina jika ditekan pada bagian perutnya akan keluar telur.

Memilih pemijahan serta proses menetaskan telur

Pemijahan atau proses menetaskan telur bersama induk sperma yang telah berhasil dalam proses pembuahan. Tetapi proses ini dapat dilakukan bila menemukan indukan yang cocok dengan bibit unggul.

Proses ini awalnya mencampur sebanyak 20 sampai 30 indukan di kolam lalu biarkan selama tiga hingga empat hari. Saat masa pemijahan tersebut kamu pastikan agar air tetap mengalir lalu tambahkan kolom dengan tanaman air untuk menambah kebutuhan biota atau ekosistem.

Umumnya dalam sekali proses pemijahan setiap induk betina akan menghasilkan sebanyak 11 ribu butir telur. Telur tersebut bisa menetas dalam waktu kurang dari sehari.

Merawat larva ikan gabus

Hal selanjutnya untuk melakukan budidaya ikan gabus yaitu melakukan perawatan larva ikan gabus dengan tahapan dibawah ini:

Baca Juga :  Ketahui Budidaya Ikan Cupang Hias Yang Benar

Perawatan umur 2 hari
Perlu kamu tahu larva ikan gabus baru menetas mempunyai cadangan makanan selama 2 hari. Setelah itu kamu perlu memberinya makanan dengan artemia sebanyak 3 kali sehari supaya larva itu dapat tumbuh cepat.

Perawatan umur 5 hari
Saat larva tersebut berumur 5 hari kamu harus tetap memberinya makanan sebanyak 3 kali sehari serta bila perlu kamu siapkan makanan tambahan seperti Daphnia.

Penebaran benih
Tahapan proses ini sebaiknya dilakukan ketika umur anakan benih tersebut sudah dua minggu. Penebaran benih ini perlu dilakukan jika larva atau benih dilakukan saat pagi hari sebelum diberi makan. Setelah berjalan selama dua hari kamu dapat memberi mereka makan pelet atau makanan buatan pabrik.

Memberi makanan dengan rutin
Bukan hanya memberinya pellet saja. Ikan gabus juga dapat memakan pakan lain misalnya anak rayap, ampas daging atau ikan teri yang kecil. Kamu dapat membuat campuran makanan sendiri dengan berbagai bahan organik misal ampas tahu, bekatul serta jagung.

Merebus sisa makanan dan makanan itu dapat kamu giling sepenuhnya sebelum kamu jemur. Perlu diperhatikan gabus adalah ikan yang memiliki sifat kanibal. Sehingga hal ini perlu kamu lakukan cek sesering mungkin ketika memberi mereka makan. Jika tidak memberi mereka makan maka ikan gabus tersebut akan memakan satu sama lain.

Proses Panen serta Penjualan

Usai melakukan berbagai tahapan budidaya ikan gabus dengan urut, tahapan berikutnya yaitu melakukan proses panen lalu menjual hasil dari budidaya ikan gabus tersebut. Biasanya ikan gabus di pasaran memiliki harga jual setiap ekor ikan gabus hidup berkisar Rp 60 ribu hingga Rp125 ribu. Harga itu adalah harga jual pasar langsung secara ecer.

Baca Juga :  Ikan Hias Gabus Yang Sedang Populer dan Banyak Dipelihara Dirumah

Bukan hanya menjual ikan gabus dalam keadaan hidup saja, kamu juga dapat menjual ikan gabus dalam bentuk satuan potongan dengan harga serta keuntungan yang lebih menggiurkan pastinya. Biasanya ikan gabus adalah komoditas yang paling laris di restoran betawi. Apalagi gabus pucung adalah salah satu bahan makanan yang paling enak.