Cara memelihara belut

Cara Memelihara Belut untuk Pemula Anti Gagal dan Menguntungkan

Cara Memelihara Belut untuk Pemula Anti Gagal dan Menguntungkan – Belut memang banyak diminati untuk dikonsumsi oleh semua masyarakat di Indonesia. Ini dikarenakan nilai nutrisi dan kandungan di dalamnya sangat banyak serta mendukung kesehatan tubuh sehat. Beberapa sumber terpercaya juga mengatakan bahwa ternyata budidaya ikan tawar ini tergolong sangat mudah.

Anda bisa membudidayakan belut yang merupakan jenis ikan tawar ini dengan sangat mudah. Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai cara membudidayakan belut agar mendapatkan hasil yang maksimal

Cara Budidaya Belut Dengan Mudah dan Cepat

Menyiapkan Kolam Terpal

kolam ikan belut

Cara memelihara belut untuk pemula yang pertama adalah dengan menyiapkan kolam terpal sebagai media utamanya. Anda harus memahami tingginya potensi budidaya dari belut ini tanpa lumpur dengan menggunakan kolam terpal. Anda harus menyiapkan kolam terpal dengan ukuran diameter sekitar 2 hingga 3 meter.

Keringkan kolam dengan waktu 2 hingga 3 hari yang bertujuan untuk menghilangkan sisa kotoran yang ada dari budidaya yang dilakukan sebelumnya. Jangan lupa untuk mengisi permukaan bawah tanah dengan lumpur dari sawah yang sudah dikeringkan hingga mencapai ketinggian 15 – 20 cm. Tambahkan jerami, batang pisang yang sudah dicincang dengan ukuran kecil-kecil.

Memperhatikan Cara Tebar Bibit

bibit ikan belut

Selanjutnya, Anda harus memperhatikan cara tebar bibit belut yang tepat. Anda diharapkan bisa memilih bibit yang sedang, dalam artian tidak terlalu kecil dan besar. Untuk usia dari belut bisa direkomendasikan sekitar 4 bulan. Pilih bibit belut yang mempunyai kondisi sehat, lincah, dan mempunyai warna kuning kecoklatan.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Hias Air Tawar di Aquarium Dengan Mudah

Sebelum Anda memasukkan ke dalam kolam, usahakan di dalam kolam itu sendiri sudah bersih dan terhindar dari hama penyakit yang ada. Masukkan belut dengan suplemen yang sudah dipilih agar lebih memastikan tidak adanya hama di dalamnya. Proses penebaran disarankan kurang dari 250 ekor belut per ukuran meter persegi.

Memilih Pakan Belut dengan Tepat

pakan ikan belut

Cara memelihara belut yang berikutnya yaitu dengan an-nur untuk belut tersebut dengan tepat. Perlu diketahui bahwa pakan dari ternak belut yang paling baik adalah pakaian yang berasal dari protein hewani. Alasannya adalah karena pakan hewan ini mudah untuk dicerna dan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dari belut yang sedang dibudidaya.

Belut kecil atau bibit belut yang baru dimasukkan kedalam kolam terpal pasti membutuhkan pakan yang banyak mengandung protein. Akan tetapi mereka juga perlu pakan yang mudah untuk dicerna oleh tubuh belut. Banyak sekali pakan pabrik buatan untuk bibit belut yang berkualitas baik titik ukuran dan harganya juga sangat beraneka ragam. Ada juga bisa memilih pakan tambahan alami untuk belut yang bisa membantu perkembangan. Adapun jenis pakan alami yang dimaksud disini antara lain seperti hewan cacing kerang jajahan siput, kutu, jangkrik, dan lain sebagainya.

Cara Memelihara Belut Agar Bisa Sukses

Mengganti Air di Dalam Kolam Terpal

Cara memelihara belut yang berikutnya yaitu dengan mengganti air di dalam kolam terpal. Penggantian air kolam di dalam terpal ini sangat penting untuk dilakukan karena untuk membuat kolam ini sendiri didalamnya terdapat endapan lumpur dan bahan lainnya. Oleh karena itu, Anda disarankan agar mengganti air kolam di dalam terpal itu sekitar 3 hingga 4 minggu sekali.
Anda bisa langsung mengganti air kolam dengan cara mengurangi airnya hingga tersisa sekitar 30% saja. Setelah itu, tambahkan air bersih dengan hitungan volume normal kolam pada umumnya. Dengan melakukan pergantian air ini diharapkan perlu tidak stres dan bisa lebih sehat serta berkembang cepat dalam pertumbuhannya.

Baca Juga :  Ketahui Budidaya Ikan Cupang Hias Yang Benar

Memberikan Suplemen Organik

Suplemen organik juga sangat dibutuhkan dalam hal cara memelihara belut dengan baik. Anda harus memperhatikan jika belut juga membutuhkan suplemen organik selain pakan utama. Suplemen organik ini sangat berperan penting aktif dalam hal budidaya belut kolam di dalam terpal.
Anda disarankan untuk memilih suplemen organik yang sudah terformulasi sempurna alasannya adalah agar Belut bisa berkembang lebih cepat dan tidak ada dampak buruk dari perkembangan belut yang sedang dibudidaya. Adapun suplemen organik ini sangat banyak dan bisa Anda beli di toko budidaya belut atau ikan tawar dengan kandungan multivitamin yang lengkap.

Memperhatikan Cara Memelihara Belut

Selain memperhatikan cara memelihara belut, Anda juga harus memahami bagaimana cara memanen belut dengan mudah. Untuk cara panen belut ini juga tidak sulit dan bisa dilakukan oleh para pemula. Anda hanya meletakkan bubu yang berasal dari bambu di dalam kolam. Setelah itu, biarkan belut masuk ke dalam buku tersebut.

Anda juga bisa menggunakan jaring tangan dengan ukuran lubang yang sedang dan kurangi kolam air belut agar mudah dalam penyaringan belut. Setelah itu, Anda bisa menyeleksi belut yang sudah besar dan juga masih berukuran kecil.

Keuntungan Bisnis Budidaya Belut

Setelah Anda mengetahui cara memelihara belut yang sudah dijelaskan di atas, maka kini ketahui Keuntungan bisnis budidaya belut. Berilah penjelasan mengenai keuntungan bisnis budidaya belut yang akan Anda dapatkan.

Cara memelihara belut ini sangat mudah dan cepat. Ini dikarenakan belut merupakan salah satu jenis ikan tawar yang mudah beradaptasi di lingkungan manapun. Oleh karena itu, ketika Anda membudidayakan belut maka perhatikan hal yang harus dilakukan yang sudah dijelaskan di atas. Dengan mematuhi dan menuruti semua tips yang sudah dijelaskan di atas maka belut akan berkembang cepat dan sehat serta layak untuk dijual.

Baca Juga :  Tips Melakukan Budidaya Ikan Patin di Rumah

Banyak Memberikan Laba yang Besar

Cara memelihara belut memang dapat dikatakan mudah. Namun, bisnis ini merupakan salah satu bisnis budidaya yang menjanjikan. Perlu diketahui bahwa dalam hitungan saat ini 1 kg belut Anda bisa menjual dengan harga sekitar Rp. 40.000. Dalam satu kali pembibitan bisa dikatakan 3 kg, Anda sudah bisa membesarkan 1500 belut untuk masa panen.

Setiap 1 kg biasanya akan mendapatkan 8 ekor belut yang sudah siap untuk dikonsumsi. Dalam jumlah bibit 1500 tersebut setiap kg akan didapatkan sekitar 8 ekor. Maka total hasil panen sekitar 187 kg. Dari perkalian dan juga analisa keuangan maka akan mendapatkan uang sebesar Rp. 7.000.000 lebih dari budidaya ikan belut ini.

Jumlah Permintaan Pasar yang Sangat Tinggi

Perlu diketahui bahwa permintaan di pasar untuk daging belut ini sangat tinggi. Ini dikarenakan citarasa di dalam daging belut yang sangat nikmat dan gurih dan menjadikan makanan ini sebagai favorit. Tingginya permintaan ini terkadang belum diimbangi oleh suplai belut yang memadai di kalangan pasar. Oleh karena itu, sebagai pelaku usaha pembudidaya belut hal ini juga sangat menguntungkan dan bisa menjadi prospek bisnis yang sangat bagus.

Itulah penjelasan lengkap mengenai cara memelihara belut dan juga keuntungan budidaya didalamnya. Jika Anda ingin membudidayakan belut maka hal ini sudah merupakan keputusan yang sangat tepat. Ini akan memberikan Anda keuntungan yang besar. Jangan lupa untuk selalu memantau perkembangan belut dan berikan suplemen dan makanan utama agar Belut bisa berkembang dengan baik dan sehat. Dengan begitu, penjualan akan semakin meningkat dan juga Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar dari budidaya belut.