ikan Guppy

7 Fakta Ikan Guppy, Kembaran Si Cupang

Bagi orang awam, ikan Guppy dan ikan Cupang adalah sejenis. Nyata, mereka hanya serupa tapi berasal dari daerah yang berbeda. Ikan Guppy merupakan ikan yang berasal dari Amerika Selatan, sedangkan ikan Cupang banyak dijumpai di Asia Tenggara. Yuk, kenalan lebih dekat dengan Guppy jenis ikan air tawar dengan bentuk ekor yang sangat indah dan menawan ini.

1. Nama Ikan Guppy

Guppy diambil dari nama Robert John Lechmere Guppy. R.J.L Guppy merupakan orang yang memperkenalkan Guppy ke perdagangan aquarium. Awalnya, R.J.L Guppy melihat ikan yang menarik perhatiannya, sehingga dia mengirimnya ke kurator British Museum. Spesies yang dianggap baru ini kemudian diberi nama “Girardinus guppyi”. Meskipun sepuluh tahun sebelumnya, seorang ilmuwan Jerman sudah menemukan ikan ini dan diberi nama Poecilia reticulata, tetapi sebutan Guppy tetap menjadi sebutan yang lebih populer.

2. Million Fish

Guppy disebut juga Million Fish karena ikan betina sanggup menghasilkan 20 hingga 50 benih ikan setiap bulannya. Waktu reproduksi ini bersifat konstan setiap 30 hari. Guppy dapat berkembang biak ketika berumur 2 – 3 bulan. Berdasarkan tingkat kematangan yang cepat, dapat bereproduksi di usia muda dan konstan, menjadikan Guppy berkembang biak dengan cepat. Meskipun demikian, pecinta Guppy harus memperhatikan ikan betina dewasa yang sedang hamil harus dipindahkan ke dalam akuarium terpisah sampai tiba saatnya melahirkan.

Ciri – ciri Guppy yang akan melahirkan antara lain ; berenang dengan tenang di dekat area yang lebih panas, seperti di dekat lampu. Terkadang ikan hias ini akan terlihat seperti menggigil, ini adalah saat dimana ikan berkontraksi. Setelah melahirkan, ikan betina dewasa segera dipindahkan ke akuarium sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari ikan betina dewasa memangsa bayi – bayi Guppy. Lama pemisahannya sekitar 6 – 8 minggu, sebelum bayi – bayi Guppy bisa digabungkan dengan Guppy dewasa. Cara lain yang dapat dicoba adalah dengan menambahkan ornament – ornament di dalam akuarium, sehingga bayi – bayi Guppy dapat bersembunyi.

Baca Juga :  12 Ikan Hias Air Laut Yang Cocok Untuk Pemula

3. Fungsi Guppy

Guppy Pemakan Jentik Nyamuk
Selain memiliki keindahan akan warna dan bentuk sirip yang beraneka ragam, ikan Guppy memiliki fungsi yang penting bagi manusia. Pada tahun 1920an, ikan Guppy dibawa ke Indonesia untuk mengatasi wabah malaria. Ikan ini akan dilepas di genangan – genangan air, sungai maupun sawah – sawah dengan tujuan agar dapat memangsa jentik – jentik nyamuk.
“Buy a Guppy fish; it will eat all the mosquito eggs in your house. You will not get malaria again.”

Sekolah menengah St Aloysius, Mangalore, India pernah meluncurkan kampanye anti – malaria bekerja sama dengan Mangalore City Corporation dengan nama “Guppy Movement”. Para relawan mengunjungi rumah sakit dan sekolah – sekolah untuk menunjukkan bagaimana ikan dapat memakan jentik nyamuk. Ikan hias air tawar ini adalah alat memerangi malaria yang termurah dan paling efektif.

Pada perkembangannya, ikan air tawar ini tidak sekedar menjadi penangkal wabah malaria, tetapi juga penghilang stress. Menurut para pakar dari National Marine Aquarium, Plymouth University dan University of Exeter, melihat ikan di dalam akuarium dapat membuat ritme jantung menjadi lebih stabil dan tekanan darah berkurang. Tidak heran selama pandemik ini, trend ikan hias meningkat, tidak hanya dari segi jumlah tetapi juga dari segi harga. Tentunya, kepopuleran ikan Guppy yang masuk kategori sebagai ikan hias juga meningkat. Peminat ikan hias air tawar ini berasal dari komunitas pencinta ikan hias maupun awam.

4. Masa Hidup

Ikan Guppy dapat hidup sekitar 4 hingga 5 tahun jika dirawat dengan baik. Namun, untuk rata – rata ketahanan hidupnya sekitar 1 hingga 2 tahun saja. Ikan Guppy dewasa dapat bertahan hidup tanpa makanan selama 1 – 2 minggu, jika kondisi tempat tinggalnya memadai dan dalam keadaan sehat. Bayi – bayi Guppy hanya dapat bertahan 3 hari saja tanpa makanan. Setelah 3 hari, mereka akan drop secara signifikan.

Baca Juga :  Panduan Memelihara Ikan Discus, Pemula Wajib Tahu

5. Mudah Beradaptasi


Ikan Guppy memiliki habitat asli di danau dan sungai dengan air yang tenang. Suhu yang tepat untuk ikan hias ini berkisar 25.5 – 27.8 ℃, sedangkan untuk reproduksi, selain itu juga menyukai suhu air 22.2 – 26.1℃. Ikan ini dapat menahan tingkat salinitas hingga 150% dari air laut biasa. Hal ini menyebabkan seringkali dimasukkan ke dalam akuarium air tawar maupun air laut. Ikan hias air tawar ini menjadi salah satu ikan yang mudah beradaptasi dan memiliki toleransi tinggi terhadap rentang temperatur dan salinitas. Ikan ini bahkan dapat hidup di daerah yang mengalami tingkat pencemaran tinggi.

6. Harga Ikan Guppy

Harga ikan Guppy di dunia bervariasi, Mutt Guppies merupakan jenis ikan Guppy paling murah dengan kisaran USD 2 – USD 5 per ekor. Jenis ini murah karena karakteristiknya tidak begitu jelas (kurang sempurna). Berdasarkan warna, ukuran dan penampilannya, Mutt Guppies terlihat acak. Di Indonesia, harga ikan Guppy jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran dunia. Kita dapat membeli Guppy jenis biasa dengan harga mulai dari Rp 4.000.

Ikan Guppy termahal di dunia adalah jenis Purple Moscow Guppies. Ikan ini dijual dengan harga USD 40 – USD 100, tergantung dari strainnya. Strain yang langka pastinya memiliki harga tinggi. Guppy yang mahal termasuk ke dalam golongan show guppies. Show Guppies dikembangbiakkan secara selektif karena sifat fisik yang menarik. Oleh karena pembiakannya selektif, maka ketahanannya juga tidak sekuat Guppy biasa. Kepekaan terhadap kandungan kimia air lebih tinggi sehingga membutuhkan perawatan ekstra. Semakin sulit perawatannya, maka harga juga semakin tinggi.

7. Jenis Ikan Guppy

Jenis Ikan Guppy
Berdasarkan bentuk ekornya, Guppy dapat dibedakan menjadi 13 jenis (jumlah ini dapat terus bertambah seiring dengan kemampuan para peternak dalam mengembangkan varian baru), yaitu Fan Tail, Flag Tail, Bottom Sword Tail, Spade/Coffer Tail, Round Tail, Needle Tail, Top Sword Tail, Double Sword Tail, Veil Tail, Triangle Tail, Lyre Tail, Spear Tail, Halfmoon Tail.

Baca Juga :  Jenis Jenis Ikan Hias Yang Banyak Digemari Oleh Para Masyarakat

Berdasarkan pola tubuh, Guppy memiliki varian sebagai berikut: Tuxedo Guppies, Cobra Guppies, dan Snakeskin Guppies. Berdasarkan pola ekor, Guppy memiliki varian sebagai berikut : Glass Guppies, Leopard Guppies, Mosaic Guppies, dan Lace Guppies. Berdasarkan warna tubuhnya, ada 25 jenis Guppy, yaitu: Albino Guppy, White Guppy, Black Guppy, Blue Guppy, Neon Blue Guppy, Japanese Blue Guppy, Green Guppy, Red Guppy, Yellow Guppy, Purple Guppy, Bronze Guppy, Golden Guppy, Half-Black Blue Guppy, Half-Black Green Guppy, Half-Black Red Guppy, Half-Black Yellow Guppy, Half-Black Purple Guppy, Half-Black Pastel Guppy, Solid Colored Guppies, Bi-Colored Guppy, Multi Colored Guppy, Metal Guppies, Koi Guppy, Panda Guppy, dan Moscow Guppy.

Masih banyak jenis – jenis Guppy yang lainnya. Keberagaman Guppy ini menjadi hal menarik untuk dikulik. Breeders, jenis Guppy manakah yang menarik perhatianmu? Semoga artikel ini bisa bermanfaat banyak buat anda semua ya.

Dipublikasikan Oleh: Archi