Ikan Koi

Ikan Koi, Fengshui dan Peluang Bisnis

Ikan Koi – Fengshui dan peluang bisnis ikan menjadi tiga kombinasi yang menarik untuk dikupas. Yuk, kenal lebih dekat dengan Koi bersama Jalur Ikan.

ASAL MUASAL dan NAMA

Banyak yang mengira bahwa ikan Koi berasal dari Jepang, rupanya ikan iniberasal dari China. Awalnya, ikan Koi dikenal sebagai ikan mas biasa dan disajikan sebagai menu makan sekitar abad ke 5 SM. Selanjutnya, ikan ini dibawa oleh orang China untuk masuk ke Jepang sekitar abad 17 M. Petani China yang bermigrasi ke Jepang ini membawa ikan Koi sebagai bahan perbekalan. Hingga akhirnya, penduduk Jepang tertarik untuk membudidayakan ikan Koi tersebut.  Barulah sekitar tahun 1820, penduduk Jepang mulai menyadari keindahan dari ikan ini, setelah menemukan varian Koi. Selanjutnya, mereka giat untuk melakukan persilangan ikan Koi untuk mendapatkan varian baru.

Koi juga disebut ikan Karper atau merujuk pada kata Nishikigoi yang berarti ikan karper bersulam emas atau perak (berwarna – warni). Kata Koi sendiri, dalam Bahasa Jepang berarti kasih atau cinta. Nama ilmiahnya adalah Cyprinus rubrofuscus. Melihat dari nama Latinnya, kita tahu bahwa ikan Koi merupakan kerabat dari ikan mas (Cyprinus Carpio). Oleh karenanya, di Indonesia, kita juga menyebutnya ikan mas Koi.

PERBEDAAN FISIK KOI JANTAN DAN BETINA

Untuk membedakan ikan Koi jantan dan betina, kita dapat mengamati dari beberapa aspek berikut ini :

  1. Koi jantan memiliki tubuh ramping layaknya torpedo dan lebih panjang, sedangkan Koi betina memiliki bentuk tubuh bulat. Terutama ketika, Koi betina sedang membawa sarang penuh dengan telur.
  2. Koi jantan memiliki turbecle atau bintik putih di sirip dada. Turbecle ini hanya muncul pada saat musim kawin dan akan hilang dengan sendirinya jika musim kawin sudah habis. Pipi dan siripnya juga terasa lebih kasar.
  3. Sirip Koi jantan berwarna lebih solid dan tepinya lancip. Sirip Koi betina memiliki warna yang lebih sedikit dan berukuran lebih besar dengan bentuk membulat.
  4. Ketika musim kawin tiba, Koi jantan akan memburu Koi betina dengan antusias dan membujuk betina untuk segera melepaskan telurnya, sehingga dia dapat membuahi.
Baca Juga :  13 Jenis ikan Cupang yang digemari

FENGSHUI

Kehadiran Koi konon dapat memberikan keberuntungan dan kelimpahan. Berdasarkan mitos ini, jenis keberuntungan dari Koi dibedakan berdasarkan warna ikannya :

Emas (Yamabuki)                : Kesejahteraan, Kekayaan

Perak (Ogon)                         : Kesuksesan/kelancaran usaha

Merah (Kuchibeni)               : Kesuksesan dalam hubungan percintaan (Hubungan yang langgeng)

Merah Putih (Kohaku)       : Keunggulan dalam kedudukan sosial, baik di bidang usaha/pekerjaan, maupun di rumah tangga

Hitam (Kumonryu)              : Transformasi dalam hidup

Ada beberapa kepercayaan lain yang berkaitan dengan fengshui dan ikan Koi, sebagai berikut :

  1. Kolam ikan Koi dapat menampung rejeki.
  2. Kolam yang terletak di depan rumah maupun di sisi sebelah kiri dapat mendatangkan kemakmuran bagi penghuni rumah.
  3. Air berkaitan dengan Yin, sedangkan angin berkaitan dengan Yang. Apabila kita memiliki kolam ikan Koi yang lengkap dengan air terjunnya, maka suatu siklus kehidupan dalam harmoni yang utuh sudah hadir di rumah kita (Yin dan Yang).
  4. Ada kepercayaan jika memelihara delapan Koi merah dan satu Koi hitam dapat memberikan keberuntungan. Koi hitam dipercaya dapat menyerap energi negatif di dalam rumah. Sementara angka 8 melambangkan kemakmuran dan angka 9 merupakan lambing kekekalan (selamanya).

JENIS – JENIS IKAN KOI

Ikan Koi mengalami perkembangan dengan adanya penggabungan varietas yang melahirkan varietas baru. Jepang merupakan negara pengembang varietas Koi pertama, sehingga Koi lebih dikenal berasal dari Jepang daripada China. Berikut ini beberapa contoh jenis – jenis ikan Koi yang ada :

  1. Kohaku

Ikan Koi Kohaku

Kohaku merupakan jenis Koi tertua dan terkenal. Ciri fisiknya berwarna putih dengan corak berwarna merah di bagian atas.

  1. Taisho Sanke

Taisho Sanke

Jenis ini mirip dengan Kohaku, yang ditandai dengan ciri fisik berwarna putih dengan corak merah di atasnya. Bedanya, ada tambahan warna hitam yang menambah daya tarik bagi Sanke.

  1. Asagi
Baca Juga :  Mandarin Fish : Ikon Pariwisata Dunia yang hobi bermain petak umpet

Asagi

Asagi di bagian atasnya memiliki corak seperti jaring dengan warna merah yang sedikit, di bagian gurat sisi. Bagian kepalanya berwarna putih dengan sedikit tambahan warna merah. Punggungnya berwarna biru kelabu. Apabila warna biru ini semakin banyak, maka harganya juga akan semakin mahal.

  1. Goromo

goromo

Goromo merupakan hasil persilangan antara Kohaku dengan Asagi. Memiliki corak seperti buah anggur berbentuk bulat – bulat dengan warna merah keunguan di atasnya.

  1. Tancho

Ikan Koi Tancho

Tancho ini termasuk varietas Kohaku dengan warna tubuh putih seperti susu dengan corak merah di atasnya berbentuk bulatan. Corak merah ini sangat mencolok dan menjadikan Tancho menarik.

  1. Kumonryu

Ikan Koi Komonryu

Kumonryu merupakan jenis koi tanpa sisik. Memiliki warna abu – abu atau putih dengan kombinasi hitam. Koi ini menjadi salah satu jenis yang unik karena dapat mengubah warnanya, misalnya dari putih ke hitam. Perubahan ini akan terjadi sepanjang hidupnya.

  1. Ogon

Ikan Koi Ogon

Merupakan persilangan antara Koi berpunggung kuning dengan Koi Shiro – Fuji dan menghasilkan warna keemasan yang indah.

PELUANG BISNIS KOI

Koi menjadi hobi yang dapat menaikkan prestige sekaligus membawa hoki. Tentunya para kolektor Koi akan terus mengamati perkembangan variannya. In other words, apabila Breeders dapat menghasilkan varian dengan warna menarik, tentunya para kolektor akan berlomba menawar dengan harga tinggi. Seperti yang terjadi beberapa tahun yang lalu, bahwa ada pemecahan rekor penjualan Koi yang berhasil dilelang dengan harga 203 juta yen atau kurang lebih 27 milyar. Ikan yang memiliki warna putih dan merah, jenis Kohaku ini dilelang oleh kolektor Taiwan dalam perdagangan ikan di Hiroshima.

Berbisnis ikan Koi tentunya memerlukan modal yang tidak sedikit karena bisnis ini tergolong bisnis kelas menengah. Jika memiliki kualitas yang baik, as a result, harga Koi juga akan tinggi. Breeders harus memberikan makanan Koi dengan kualitas tinggi untuk memperkuat pigmen Koi, kualitas air yang jernih (kadar oksigen cukup) dan melengkapi kolam dengan tanaman air. Koi membutuhkan sinar matahari minimal 3 jam sehari. Apabila kolam terletak di dalam ruangan, maka sinar matahari dapat digantikan dengan lampu.

Baca Juga :  Pesona Arwana, Si Raja Ikan Hias yang Membawa Keberuntungan

Cara budidaya Koi dapat dengan dua cara, yaitu firstly, penetasan telur dan secondly, merawat Koi yang sudah ada agar dapat tumbuh besar dengan baik. Jika Breeders memilih cara penetasan telur, harus dipertimbangkan resiko kegagalan karena tidak jarang telur akan mati sebelum menetas.

Demikian pembahasan mengenai ikan Koi – Fengshui dan peluang bisnisnya. Finally, Breeders yang akan menentukan sendiri, apakah peluang bisnis ini worth it untuk dicoba atau tidak.