Mandarin Fish

Mandarin Fish : Ikon Pariwisata Dunia yang hobi bermain petak umpet

Mandarin Fish
Photo : Pinterest

Mandarin Fish (Ikan Mandarin) memiliki nama Latin Synchiropus splendidus. Splendidus dalam Bahasa Latin berarti indah, seperti namanya, Mandarin Fish merupakan salah satu ikan yang menarik dan indah. Ikan ini diperkenalkan pada tahun 1927 oleh Albert William Herre, seorang warga negara Amerika yang bekerja di Filipina. Berasal dari Samudera Pasifik dan menjadi ikan yang sulit untuk ditemukan karena selalu bersembunyi di antara batu – batu karang. Terlebih lagi, ikan Mandarin hanya keluar untuk mencari makan di pagi dan malam hari saja. Tidak heran jika banyak orang menganggap ikan yang menjadi ikon pariwisata internasional ini memiliki hobi bermain petak umpet.

Penamaan Mandarin Fish rupanya berkaitan dengan warna ikan yang menyerupai jubah sutera miliki Kaisar Tiongkok. Ada warna hijau, biru, kuning, ungu dan jingga, perpaduan warna yang terlihat mahal dan berbeda dari ikan – ikan lainnya. Umumnya, ikan ini memiliki tubuh yang didominasi warna biru dengan tambahan corak warna lainnya. Coraknya berupa garis yang menyerupai corak kain batik.

DESKRIPSI

Ikan mandarin memiliki panjang tubuh hanya sekitar 6 cm. Ikan jantan selalu lebih panjang daripada ikan betina, serta tulang punggung pertamanya juga panjang. Kadang – kadang, tulang punggung pertamanya ini panjangnya hampir mencapai pangkal sirip ekor. Kepalanya berbentuk cekung dan melebar. Mereka memiliki 4 duri lunak dan 8 duri punggung lunak. Mandarin Fish merupakan salah satu spesies hewan yang dapat menghasilkan pigmen biru sendiri. Cyanophores, demikian istilah pigmen biru pada ikan ini yang berfungsi untuk memantulkan cahaya untuk mendapatkan warna cerah.

Ikan mandarin tidak memiliki sisik, namun sebagai gantinya, mereka memiliki lendir yang melapisi tubuhnya. Lendir ini beracun dan berfungsi untuk melindunginya dari para predator. Tidak hanya beracun, lendir ini memiliki bau yang tidak sedap.

Baca Juga :  13 Jenis Ikan Louhan Terbaik Yang Wajib Kalian Ketahui

MAKANAN

Biasanya ikan hias mudah beradaptasi dan dapat memakan berbagai jenis makanan yang ada. Berbeda halnya dengan si unik Mandarin Fish, ikan ini tidak mau makan sembarangan. Mereka pemilih dan mengamati dulu makanannya. Bisa dikatakan mereka cerewet dan lambat untuk makan. Tentunya, Mandarin Fish tidak jago berlomba mendapatkan mangsa. Mereka dapat mengkonsumsi cacing kecil, protozoa dan krustasea kecil seperti isopoda, mysids yang bentuknya mirip udang kecil dan amphipoda. Lantas, bagaimana ikan Mandarin dengan ukuran tubuhnya dapat berburu makanan? Kelebihannya terletak pada ukuran mata yang besar dan terlihat agak menonjol keluar sehingga memudahkannya untuk melihat mangsa, meskipun di cahaya yang redup.

HABITAT

Mengenai tempat tinggal, mereka juga sulit untuk beradaptasi. Ikan ini memiliki habitat asli di dalam air dengan suhu 24 – 26 ℃. Mereka senang tinggal di antara terumbu karang di kedalaman hingga 18 meter di bawah permukaan air laut. Apakah tidak mungkin untuk memelihara Mandarin Fish di dalam akuarium? Tentu saja bisa. Breeders dapat menyiapkan akuarium denga nisi yang menyerupai habitat aslinya. Salah satunya dengan menambahkan karang hidup (living rock) dengan jumlah yang banyak untuk membuatnya nyaman. Selain untuk bersembunyi, karang ini juga dijadikan tempat mereka untuk mencari makan. Pada habitat aslinya, Mandarin Fish akan mematuk karang – karang untuk mendapatkan makanan berupa hewan – hewan kecil. Kebiasaan inilah yang perlu diperhatikan oleh Breeders.

REPRODUKSI

Mandarin Fish biasanya melalukan pemijahan pada saat matahari terbenam dan dilakukan terjadi pada sekelompok ikan jantan dan betina yang bersama sepanjang malam. Uniknya, para ikan jantan akan bertarung terlebih dahulu untuk menunjukkan kekuatan. Ikan jantan yang kuat inilah yang dianggap menarik bagi para ikan betina. Ikan jantan akan mendekati ikan betina terlebih dahulu. Ketika ikan betina yang terpilih sudah siap, sepasang Mandarin Fish ini akan berenang ke atas. Mereka akan berhadapan dengan jarak dekat ketika melalukan pemijahan. Telur yang dapat dihasilkan sekitar 200 telur.

Baca Juga :  Pesona Arwana, Si Raja Ikan Hias yang Membawa Keberuntungan

Telur ikan Mandarin ini rapuh dan rentan terhadap arus air yang kuat. Diameter telur sekitar 0.7 –  0.8 mm, tidak berwarna dan berbentuk bulat. Perlu waktu 18 – 24 jam bagi telur untuk menjadi larva dengan panjang 1 mm. Selama dua minggu, larva – larva ini akan mengikuti arus dan hidup tanpa orang tua, hingga menemukan tempat yang sesuai untuk mereka tinggal. Ikan ini dapat hidup 10 – 15 tahun di habitat asli dan 2 – 4 tahun di akuarium.

TIPS PEMELIHARAAN

  1. Lakukan penyesuaian perlahan ke dalam wadah karantina agar tidak terjadi kejutan yang membuat ikan tidak dapat menyesuaikan diri dengan baik. Kejutan biasa terjadi apabila terdapat perbedan pH air di wadah karantina dengan habitat aslinya. Masa karantina ini mencapai 6 minggu. Selain untuk penyesuaian, masa karantina juga dapat digunakan untuk pengamatan penyakit. Biasanya penyakit seperti ich akan muncul pada jangka waktu tersebut, sehingga dapat ditangani dengan cepat. Apabila ikan terinfeksi penyakit, maka masa karantina dapat diperpanjang hingga ikan benar – benar sembuh.
  2. Setelah memberi makan, jangan memperhatikan ikan dari dekat karena Mandarin Fish yang pemalu ini akan bersembunyi. Beri mereka ruang agar merasa bebas dan tidak tertekan. Sisa – sisa makanan harus dibersihkan agar tidak mengotori air di dalam wadah karantina maupun akuarium. Ukuran makanan disesuaikan dengan besar tubuh ikan. Ikan sebaiknya diberi makanan dengan ukuran kecil tapi hindari makanan berbentuk remahan yang mempercepat pencemaran wadah karantina. Breeders bisa memberi makan pelet kering yang sudah direndam Garlic Guard untuk meningkatkan kekebalan tubuh ikan.
  3. Air dalam wadah karantin sebaiknya diganti setiap 3 hari sekali. Cara penggantiannya dengan membuang 10% dari jumlah air dan menggantinya dengan air yang baru.
Baca Juga :  Macam-macam Ikan Hias, Cara Perawatan, dan Kisaran Harganya

Pemeliharaan Mandarin Fish memang memerlukan ketekunan dan kesabaran. Namun, sepadan dengan keindahan yang akan didapatkan dari Mandarin Fish yang eksklusif ini. Breeders, jadikan kesulitan bukan sebagai hambatan, melainkan tantangan untuk ditaklukkan. Jika banyak orang mencoba dan gagal, mungkin Breeders dapat menjadi bagian dari sedikit orang yang berhasil. Terus belajar bersama Jalur Ikan ya.