Susunan filter Akuarium Samping

Media Dan Susunan Filter Aquarium Samping Untuk Aquascape Lengkap

Media Dan Susunan Filter Aquarium Samping Untuk Aquascape Lengkap – Tidak dapat disangkal bahwa filter merupakan salah satu bagian terpenting dari akuarium atau akuarium. Jika Anda memiliki akuarium atau akuarium, terutama yang memiliki kualitas ikan dan air yang baik Anda bahkan harus menggunakan filter. Seperti yang Anda ketahui, filter digunakan untuk menyaring kotoran yang ada di dalam akuarium agar lebih bersih.

Ya, itu benar tapi kurang tepat karena selain menyaring kotoran sebenarnya filter digunakan untuk menjaga atau meningkatkan kualitas air dan mengontrol amonia. Fungsi susunan filter aquarium samping di pemandangan air sebagai media pemecah bakteri, dapat mengubah amonia menjadi nitrit, kemudian menjadi nitrat. Jadi Anda bisa mengontrol semua jenis alga Sebagai penyaring kotoran untuk membersihkan kotoran.

Manfaat Susunan Filter Aquarium Samping

Sediakan arus agar tidak ada titik mati (daerah yang jenuh / tidak terkena arus). Ini penting untuk pengolahan alga seperti BBA dan alga staghorn Sebagai media untuk meningkatkan kualitas air (menyerap pupuk berlebih, menyerap zat beracun dan menjaga kualitas air normal). Akuarium dengan ikan Sebagai media penyaring kotoran. Ini sangat penting karena ikan akuarium cenderung memiliki banyak kotoran.

Ini akan mencegah air berlumpur Sebagai media pemecah bakteri, layaknya di akuarium Sebagai pengatur dan pengawal parameter kualitas air untuk menjaga kualitas agar ikan tetap hidup sehat Jenis media filter. Secara umum media filter dapat dibedakan menjadi 4 jenis. Setiap jenis media dari susunan filter aquarium samping memiliki kelebihan dan fungsinya masing-masing di Aquascape & Aquarium.

Panduan Susunan Filter Aquarium Samping

1.Filter Mekanis

Filter Kimiawi
Media filter mekanis yang memiliki fungsi utama medium, yaitu menyaring berbagai kotoran yang masuk ke dalam filter. Mulai dari kotoran ikan, sisa pakan ikan yang tidak terpakai, hingga kotoran yang digunakan untuk ikan hias di aquascape dan akuarium. Umumnya media filter mekanik yang banyak digunakan adalah kapas kasar dan kapas halus. Biasanya mereka perlu ditempatkan di perangkat filter aquascape dan tangki ikan hias.

Baca Juga :  Rekomendasi Pakan Untuk Lele Alternatif Agar Budidaya Lebih Sukses

Tata letak media filter akuarium terbaik, bagian pertama yang akan kita bahas adalah mekanik. Bagian ini biasanya terletak di perangkat pertama dan memiliki fungsi penyaringan pertama untuk kotoran kasar dan halus. Filter mekanis biasanya terdiri dari beberapa lapisan, dari pori-pori besar hingga pori-pori kecil. Semakin tebal susunannya, semakin baik efek penyaringan debu.

Kapas poliester Kapas poliester merupakan salah satu media filter mekanik yang paling banyak digunakan, dan harganya sangat murah. Biasanya kapas polyester tidak bisa dicuci kembali, karena jika menggunakan kapas polyester maka seratnya akan rusak dan banyak kotoran yang menempel. Umur pemakaian kapas polyester sendiri bervariasi dari 4 sampai 7 hari, tergantung jumlah kotoran yang dikeluarkan. Semakin banyak kotoran, semakin sering pula Anda harus menggantinya.

Biofoam hampir sama dengan kapas poliester yang juga memiliki fungsi yang sama untuk menyaring kotoran. Dalam penataan media susunan filter aquarium samping, biofoam biasanya memiliki beberapa lapisan mulai dari pori-pori besar hingga pori-pori kecil. Umumnya biofoam berpori-pori besar berada di bagian atas, dan biofoam berpori-pori kecil berada di bagian bawah.
Jika hanya ada satu jenis bantalan cepat kering, maka terdapat 4 jenis Matala yang memiliki warna dan kerapatan lubang yang berbeda. Hitam tidak ketat, warnanya cokelat pekat, biru pekat, dan abu-abu pekat. Untuk mengatur media filter akuarium secara efektif, biasanya terdiri dari hitam, coklat, biru dan abu-abu.

2. Filter Biologi

Filter Biologis
Biofilter Media filtrasi biologi merupakan bagian yang sangat penting dalam bidang filtrasi. Bahkan direkomendasikan bahwa 50% dari sistem filter aquascape adalah media filter biologis. Untuk akuarium ikan hias bisa menggunakan 25-50% media filter yang berfungsi sebagai media filter biologis adalah mengandung bakteri nitrifikasi (nitrosomonas, nitrosococcus dan nitrifying).
Bakteri ini mengubah amonia menjadi nitrit dan kemudian menjadi nitrat. Ini bisa mengurangi banyak amonia TOP dan media filter biologis yang paling banyak digunakan adalah Bio ring. Selain itu, ada bio ball, tapi saya lebih suka bio ring karena ada lebih banyak rumah bakteri. Padahal pada filter ini fungsinya bukan untuk menyaring kotoran layaknya pada susunan filter aquarium samping dengan media mekanis.

Baca Juga :  Cara Merawat Ikan Hias Dengan Baik dan Benar Untuk Pemula

Mengapa? Karena bila bercampur dengan garam, bahan keramik mudah berkarat. Selanjutnya ada Batu apung yang merupakan produk alami yang dapat digunakan sebagai media filter biologis. Para pecinta ikan akuarium, baik di akuarium maupun kolam, percaya akan khasiat batu apung dari masa ke masa. Bentuknya yang keropos membuat media ini dianggap sebagai tempat yang efektif untuk menguraikan bakteri.

Selanjutnya, Kafka merupakan salah satu media yang paling banyak dipilih. Karena selain efektif dalam menyediakan wadah untuk bakteri pembusuk, bobotnya yang ringan juga menjadi salah satu alasan mengapa fouling banyak digunakan. Umumnya untuk susunan filter aquarium samping performa terbaik diperoleh dengan menggabungkan fouling dengan breather.

Adapula jahe koral, dimana selain batu apung media filter ini bisa didapatkan dari alam. Disebut ginger coral karena bentuknya yang mirip dengan jahe tetapi porositasnya tinggi. Kerugian dari media filter ini adalah beratnya sehingga tidak cocok sebagai filter atas untuk akuarium. Kemudian untuk media filter biologis yang terakhir ialah super biologis. Bentuk makhluk super ini hampir mirip dengan batu apung, namun dibuat oleh manusia dengan menggunakan mesin tertentu. Super Bio diakui sebagai salah satu filter biologis terbaik.

3.Filter Kimiawi

Filter Kimiawi
Media filter kimiawi media filter kimiawi juga penting, terutama pada akuarium ikan hias. Bahkan susunan filter Arwana yang menggunakan 30-40% media filter ini (zeolit) Untuk aquascape, media filter ini berguna untuk awal penyiapan aquascape. Dapat menyerap nutrisi berlebih dan menjaga parameter kelembaban yang baik.

Saat akuarium sudah sangat tebal / tua, media filter dapat dibuang / tidak perlu digunakan. Padahal fungsi dari media filter ini adalah menyerap zat beracun yang ada di dalam air, menjaga parameter kualitas air yang baik, dan menghilangkan bau tak sedap. Media kimia yang biasa digunakan di akuarium adalah karbon aktif (karbon aktif) atau zeolit. Karbon aktif, umur layanan hanya 1 bulan Batu zeolit, umur pemakaian 3 bulan.

Baca Juga :  Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Cepat Mati

Pengaturan media filter layout media filter sebenarnya sangat mudah, bahkan hampir semua bentuk filter memiliki layout yang sama filter akuarium dan akuarium ikan hias tidak terkecuali. Karbon aktif Seperti halnya zeolit, karbon aktif juga memiliki fungsi menyerap zat beracun dan amonia dalam air. Karbon aktif juga dapat secara signifikan mengurangi bau amis di air akuarium. Meski begitu, penggunaannya harus diawasi untuk menghindari terjadinya bom amonia.

Sinar ultraviolet Media filter kimiawi terakhir adalah lampu ultraviolet. Dibandingkan dengan dua media kimia di atas, lampu UV lebih aman. Namun fungsinya berbeda dengan kedua media filter di atas, peran lampu ultraviolet adalah untuk menghambat pertumbuhan lumut, agar air tidak mudah berubah menjadi hijau. Susunan media filter akuarium terbaik selalu menyertakan lampu UV.

Sekian ulasan mengenai media dan susunan filter aquarium samping untuk ikan hias yang bisa Anda ikuti. Semoga membantu dan menjadi referensi terkait susunan filter aquarium untuk hias yang baik dan benar. Filterasi memiliki peran yang cukup penting dalam hal memelihara dan merawat ikan hias di aquarium.