Susunan Filter Kolam Koi

Susunan Filter Kolam Koi yang Benar Beserta Fungsinya

Susunan Filter Kolam Koi yang Benar Beserta Fungsinya – Ikan koi menjadi salah satu ikan yang banyak digemari. Berbagai corak warna dan bentuknya yang indah menjadikan koi sebagai ikan hias yang mempercantik rumah. Karena itu meski harganya mahal, ikan koi selalu laris manis di pasaran.

Sama halnya memelihara ikan hias lain, memelihara ikan koi bisa dibilang gampang-gampang susah. Banyak faktor yang menjadikan ikan ini bisa berkembang dengan baik. Namun, banyak juga masalah yang kerap dihadapi penggemar ikan hias dalam memelihara ikan koi.

Salah satu yang sering membuat frustasi adalah air kolam yang keruh terus-terusan. Ini tentu akan berakibat buruk bagi ikan koi peliharaan. Banyak penyakit yang bisa menyerang koi yang disebabkan dari air keruh. Masalah ini berasal dari filter. Sebelum memelihara ikan koi, Anda harus tahu dulu bagaimana susunan filter ikan koi yang benar.

Susunan filter ini juga harus disesuaikan dengan kolam koi Anda, apakah kolam indoor atau outdoor. Supaya tidak terus menerus mengalami trial and eror, simak ulasan tentang susunan filter untuk kolam koi di bawah ini!

Susunan Filter Kolam Koi yang Benar

Filter Mekanis Kolam Ikan Koi

Susunan Filter Mekanis Kolam Koi

Susunan filter ikan koi yang benar dimulai dari filter mekanis terlebih dahulu. Filter ini penting sekali dan harus ada di kolam ikan koi Anda. Fungsi filter mekanis adalah untuk menyaring kotoran, khususnya kotoran padat. Kotoran padat ini bisa berupa sisa pakan ikan, kotoran ikan koi sendiri, atau partikel padat lain yang masuk kolam.

Baca Juga :  Media Dan Susunan Filter Aquarium Samping Untuk Aquascape Lengkap

Dengan memasang filter mekanis secara benar, kolam koi tidak akan terkontaminasi kotoran-kotoran padat tersebut. Air pun tidak cepat keruh. Filter mekanis bisa menggunakan benda-benda sederhana. Anda dapat memanfaatkan spon, sikat (brush), juga penyaring atau screen.

Filter Biologis

Filter Biologis
Urutan kedua untuk susunan filter kolam koi yang benar yaitu filter biologis. Sesuai namanya, filter ini berasal dari makhluk hidup. Wujudnya bisa berupa bakteri pengurai yang hidup di kolam koi. Filter biologis ini penting sekali perannya untuk membuat air kolam tetap jernih. Pasalnya, bakteri-bakteri itulah yang nanti akan mengurai kotoran dari filter utama atau filter mekanis tadi.

Sisa kotoran padat yang lolos di filter mekanis akan diurai menjadi nitrat. Nitrat tersebut berfungsi sebagai pupuk yang menumbuh suburkan tanaman di kolam. Sebelumnya, sisa kotoran padat mengandung amoniak yang membahayakan. Namun, dengan adanya filter biologis, zat berbahaya tersebut jadi bermanfaat.

Bakteri pengurai yang dimaksud adalah bakteri nitrobacter atau pun nitrosomonas. Bakteri ini dapat hidup di bidang dengan permukaan luas. Untuk itu, Anda dapat memanfaatkan bioball, lavarock, bioring, batu apung, atau penyaring sebagi media filtrasinya. Jangan sampai salah menempatkan filter biologis tersebut sesuai dengan susunan filter ikan koi yang benar.

Filter Kimiawi

Filter Kimiawi
Selain ada filter biologis, urutan ketiga dalam susunan filter di kolam koi Anda adalah filter kimiawi. Filter yang satu ini punya peranan penting demi keberlangsungan kehidupan nyaman ekosistem koi Anda. Fungsi dari filter kimiawi adalah menyaring partikel padat yang tidak tersaring oleh filter mekanis dan biologis.

Partikel ini bisa berupa nitrat atau amoniak dari kotoran koi dan sisa pakan. Kedua zat tersebut jika tidak disaring akan berbahaya bagi koi Anda. Media filtrasi untuk filter kimiawi ini bisa berupa kulit kerang. Kulit kerang berfungsi untuk menetralkan pH buffer di dalam kolam. Anda juga dapat menggunakan karbon aktif atau batu zeolith. Keduanya bisa mengikat sisa karbon di dalam air dan mencegah air berubah warna. Pasang filter kimiawi di urutan ketiga sesuai susunan filter kolam koi yang benar.

Baca Juga :  Rekomendasi Pakan Untuk Lele Alternatif Agar Budidaya Lebih Sukses

Filter Khusus

lampu ultraviolet
Urutan keempat untuk filter kolam koi adalah filter khusus. Akan percuma ketiga filter di atas terpasang apabila Anda melewatkan filter khusus di kolam Anda. Ini akan menimbulkan masuknya senyawa atau zat berbahaya ke kolam utama. Sebut saja jentik nyamuk atau alga. Hal itu akan sangat mengganggu kehidupan ikan koi dan membuat air cepat sekali keruh.

Filter khusus dalam susunan filter kolam koi yang benar sangat penting peranannya. Filter ini berfungsi untuk mencegah senyawa berbahaya tadi masuk dan berkembang di kolam. Media filtrasi untuk filter khusus ini bisa berupa lampu ultraviolet. Seperti diketahui, lampu tersebut punya banyak kegunaan untuk kolam koi Anda. Tak hanya mempercantik nuansa kolamnya, juga membunuh senyawa-senyawa berbahaya dengan sinar ultravioletnya.

Itu dia keempat susunan filter untuk kolam koi supaya airnya tetap bersih dan terawat. Ada pun tips untuk memasang filter tersebut, antara lain sebagai berikut :

Perhatikan Sekat Susunan Filter Kolam Koi di Antara Chamber

Chamber Filter Kolam Ikan Koi

Untuk memasang filter menurut susunan filter kolam koi yang benar, Anda membutuhkan chamber. Chamber yaitu ruang yang lebih kecil dari kolam dan berbentuk kotak. Fungsinya adalah untuk meletakkan filter-filter tadi. Karena filter yang digunakan ada empat, maka kotak chamber ini memiliki sekat-sekat.

Yang perlu diperhatikan adalah pemilihan material sekat tersebut. Sekat antar kotak ini direkomendasikan menggunakan keramik atau granit. Modelnya overflow dan susunannya sebaiknya naik turun. Menggunakan bahan acrylic sebagai sekat chamber tidak diperbolehkan. Pasalnya, bahan ini tidak dapat menahan beban air yang berasal dari drain.

Jangan Memakai Dinding Sekat

Menggunakan dinding sekat chamber tidak direkomendasikan dalam susunan filter kolam koi yang benar. Hal tersebut akan memakan banyak ruang chamber sehingga pengisian filter tidak bisa maksimal. Untuk mengakali itu, sebaiknya chamber dipasang dalam satu arah aliran air terjun atau airlift. Dari bottom drain, air akan langsung mengarah ke chamber secara bersamaan.

Baca Juga :  Cara Merawat Ikan Hias Dengan Baik dan Benar Untuk Pemula

Berpedoman Pada Rule of Third

Selanjutnya, untuk pemasangan chamber ini Anda harus berpedoman pada rule of third. Rule of third telah menegaskan batasan ukuran chamber yang ideal. Yakni, minimal tiga puluh persen dari seluruh volume di kolam koi Anda. Atau minimal lima puluh persen dari seluruh ruang chamber digunakan sebagai tempat filter biologis.

Dari keempat filter tersebut, dalam susunan filter kolam koi yang benar, filter biologis memang yang paling penting. Itulah kenapa filter ini sebaiknya memiliki porsi paling besar dibanding tiga filter yang lain. Keberhasilan dari seluruh upaya Anda tergantung dari seberapa efektifnya filter biologis bekerja. Semakin banyak filter biologis, akan semakin jernih dan sehat air kolam ikan koi Anda.

Itu dia beberapa tips untuk menyusun chamber dalam kolam ikan koi kesayangan. Selain faktor filter kolam, kebersihan dan kejernihan air juga tergantung pada banyak faktor lainnya. Misalnya berapa luas kolam dan ikan koi yang ada di dalamnya, sudahkah sesuai? Ditentukan juga dari seberapa sering Anda sebagai pemilik rajin membersihkan kolam koi tersebut.

Nah, setelah tahu susunan filter kolam koi yang benar, kini Anda tidak perlu ragu lagi untuk memelihara ikan koi. Selamat mencoba sahabat Jalurikan!